3 Mitos Dan Fakta Seputar Behel Gigi Yang Sering Salah Kaprah

Apakah hari ini Kamu sudah bersyukur dan tersenyum hari ini? Mengawali aktifitas dengan senyum dan bersyukur akan membuat sepanjang hari Kamu lebih bahagia dan menyenangkan.

Setelah menerima email-email kami sebelumnya, kami cukup yakin sepertinya sekarang Kamu sudah cukup tertarik untuk mempercantik senyum dengan memasang behel.

Namun, mungkin saat ini Kamu masih butuh keyakinan lebih untuk memastikan bahwa memasang behel memang aman digunakan. Karena terlalu banyak mitos-mitos seputar behel yang membuat Kamu menjadi ragu-ragu untuk segera memasangnya.

Terlepas dari itu semua, apakah sejauh ini Kamu benar-benar tahu bahwa itu hanyalah sebuah mitos atau memang fakta?  Sayang kalau ternyata Kamu mengurungkan niat untuk memasang behel hanya karena mitos yang belum jelas faktanya.

Untuk lebih meyakinkan Kamu mari kita bahas 3 mitos dan fakta tentang behel gigi yang sering salah kaprah dilapangan.

  1. Kesakitan Selama Bertahun-tahun

Banyak mitos yang mengatakan jika kita memasang behel maka akan merasakan sakit pada gigi selama bertahun-tahun sampai behelnya dilepas. Faktanya ini adalah mitos yang salah kaprah karena setelah memasang behel kita akan merasa tidak nyaman karena proses penyesuaian beberapa saat. Ketidak nyamanan yang dirasakan hanya berselang 1-5 hari dan setelah itu semuanya akan terasa seperti biasa. Bahkan jika kamu mengalami rasa nyeri dokter akan memberimu obat untuk meredakan nyeri selama awal-awal pemasangan behel.

  1. Kawat Yang Digunakan Bisa Karatan.

Mitos kedua yang juga sering bertebaran namun salah kaprah adalah kawat gigi yang digunakan untuk behel bisa karatan. Kalau mitos yang satu ini 100% salah kaprah dan tidak sesuai fakta karena bahan kawat gigi sudah pasti anti karat bahkan jika kamu tidak menyikatnya selama 3 tahun. Jika ada yang pernah mengalami kejadian serupa bisa jadi ia memasang behel pada ahli gigi pada harusnya pada dokter gigi. Penting banget untuk memilih tenaga dokter yang sudah professional untuk memasang behel.

  1. Boros Karena Tiap Kunjungan Harus Ganti Kawat Gigi

Saat memutuskan untuk memasang behel sangat wajar apabila kita harus sering kontrol pada dokter gigi untuk membantu pemulihan. Namun, bukan berati tiap kali kunjungan kamu harus mengganti kawat gigi. Jenis kawat yang digunakan untuk gigi sudah cukup fleksibel dan tidak mudah rusak atau keluar dari gigi. Pada saat melakukan kontrol, dokter gigi akan melakukan pengecekan kondisi gigi dan kawat. Apabila kawat sudah tidak kencang dan keluar dari gigi maka barulah kawat harus diganti. Hal ini terjadi hanya sesekali saja dan tidak sesering yang kita bayangkan, jadi kamu tidak perlu takut lagi akan mitos yang satu ini.

Perlu diingat juga kalau pemasangan behel gigi sebaiknya dilakukan oleh Drg spesialis Orthodontist. Bagi kamu yang ingin mencari dokter-dokter spesialis ahli, kamu bisa menemukan mereka di Orange Dental. Yuk, buat kamu yang ingin memasang atau sekedar bertanya tentang behel gigi, langsung saja kunjungi!

By | 2019-04-29T11:08:18+00:00 April 29th, 2019|Behel Gigi|0 Comments
WhatsApp chat