3 Mitos Dan Fakta Seputar Behel Gigi Yang Sering Salah Kaprah

Artikel ini sudah direview dan diedit oleh drg. Sandra Intan.

Apakah kamu sudah bersyukur dan tersenyum hari ini? Mengawali aktifitas dengan senyum dan bersyukur akan membuat sepanjang hari kamu lebih bahagia dan menyenangkan lho.

Setelah menerima email-email kami sebelumnya, kami cukup yakin sepertinya sekarang kamu sudah cukup tertarik untuk mempercantik senyum dengan memasang behel.

Namun, mungkin saat ini kamu masih butuh keyakinan lebih untuk memastikan bahwa memasang behel memang aman digunakan. Karena terlalu banyak mitos-mitos seputar behel yang membuat kamu menjadi ragu-ragu untuk segera memasangnya.

Terlepas dari itu semua, apakah sejauh ini kamu benar-benar tahu bahwa itu hanyalah sebuah mitos atau memang fakta?  Sayang kalau ternyata kamu mengurungkan niat untuk memasang behel hanya karena mitos yang belum jelas faktanya.

Untuk lebih meyakinkan kamu mari kita bahas 3 mitos dan fakta tentang behel gigi yang sering salah kaprah dilapangan.

 

Kesakitan Selama Bertahun-tahun

Banyak mitos yang mengatakan jika kita memasang behel maka akan merasakan sakit pada gigi selama bertahun-tahun sampai behelnya dilepas. Faktanya ini adalah mitos yang salah kaprah karena setelah memasang behel kita akan merasa tidak nyaman karena proses penyesuaian beberapa saat. Ketidak nyamanan yang dirasakan hanya berselang 1-5 hari (bisa berbeda-beda antar pasien) dan setelah itu semuanya akan berangsur-angsur terasa seperti biasa. Bahkan jika kamu mengalami rasa nyeri dokter akan memberimu obat untuk meredakan nyeri selama awal-awal pemasangan behel.

 

Kawat Yang Digunakan Bisa Karatan.

Mitos kedua yang juga sering bertebaran namun salah kaprah adalah kawat gigi yang digunakan untuk behel bisa karatan. Kalau mitos yang satu ini 100% salah kaprah dan tidak sesuai fakta karena bahan kawat gigi sudah pasti anti karat karena bahan yang digunakan adalah yang memang aman digunakan untuk di dalam mulut. Penting banget untuk memilih tempat yang aman untuk memasang behel.

 

Boros Karena Tiap Kunjungan Harus Ganti Kawat Gigi

Dalam proses perawatan dengan behel sangat wajar apabila kita harus sering kontrol rutin ke dokter gigi. Hal ini merupakan bagian dari perawatan dengan behel . Namun, bukan berati tiap kali kunjungan kamu harus mengganti kawat gigi. Jenis kawat yang digunakan akan disesuaikan dengan tahapannya. Pada saat melakukan kontrol, dokter gigi akan melakukan pengecekan kondisi gigi. Apabila sudah diperlukan kawat dengan ukuran atau jenis yang berbeda makan dokter gigi akan mengganti kawat dengan kawat yang sesuai.

Perlu diingat juga kalau pemasangan behel gigi sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi spesialis orthodonti atau biasa disebut orthodontist. Bagi kamu yang ingin mencari orthodontist untuk merawat gigi kamu,  silahkan bisa hubungi Orange Dental. Kami akan bantu mengarahkan ke cabang kami yang terdekat dengan tempat tinggal kamu supaya kamu tidak kesulitan saat control rutinnya.

Yuk, buat kamu yang ingin memasang atau sekedar bertanya tentang behel gigi, langsung saja hubungi kami.

By | 2019-09-27T02:10:22+00:00 April 29th, 2019|Behel Gigi|0 Comments