Gusi Bengkak
Konsultasi dengan dokter gigi

Sedang Mengalami Gusi Bengkak ? Yuk Atasi dengan 6 Obat Ampuh Ini

Pernahkah kamu mengalami gusi yang membengkak? Jika kamu sudah sering mengalaminya, sebaiknya lakukan pemeriksaan pada dokter gigi segera untuk mengatasi masalah tersebut ya.

Gusi bengkak tidak boleh disepelekan lho, karena ini bisa jadi pertanda kalau adanya masalah pada gusi kamu.

Masalah gusi bengkak ini bisa terjadi karena kurang terjaganya kebersihan gigi dan mulut kamu. Jika masalah ini di abaikan begitu saja, akan menimbulkan gangguan kesehatan yang lebih parah pada gusi dan gigi. Contohnya seperti timbulnya nanah pada gusi karena infeksi, terjadinya radang gusi atau Gingivitis dan bisa menyebabkan Periodontitis yang bisa membuat gigi mu tanggal bahkan di usia muda.

Saat gusi mu membengkak, kemungkinan kamu akan merasakan nyeri yang tentunya akan membuat mu kurang nyaman dan aktivitasmu pun terganggu. Selain menyebabkan rasa nyeri, gusi bengkak terkadang membuat kita jadi sulit makan ataupun minum. Bahkan membuat kita jadi sulit untuk bicara.

Apabila sudah sangat mengganggu, jangan tunggu waktu lama untuk ke dokter gigi ya. Apalagi jika kamu mengalami beberapa kondisi ini:

1. Gusi terasa sangat sakit dan mengganggu.

2. Rasa sakit tidak kunjung hilang walaupun sudah minum obat pereda nyeri.

3. Gusi berdarah tanpa ada sebab.

4. Kesulitan untuk membuka mulut, sehingga makan, minum, atau bahkan berbicara jadi aktivitas yang sangat menyiksa.

5. Mengalami demam tinggi, sakit kepala parah, hingga badan lemas tidak bertenaga.

Jika kamu belum sempat untuk ke dokter gigi, berikut ini ada beberapa obat apotek dan bahan alami yang bisa kamu coba untuk mengatasi masalah gusi bengkak mu.

Obat Gusi Bengkak Di Apotek

Timbulnya bengkak pada gusi kemungkinan besar diakibatkan karena adanya peradangan atau infeksi pada gusi. Infeksi ini dapat terjadi karena hal sepele seperti menyikat gigi yang terlalu keras, perubahan hormon, kebiasaan merokok yang dilakukan bertahun-tahun atau bahkan bisa jadi karena adanya penyakit tertentu seperti periodontitis.

Berikut ini ada beberapa obat yang direkomendasikan untuk mengatasi masalah gusi bengkak dan tentunya bisa kamu beli di Apotek terdekat :

  1. Paracetamol

Apabila rasa sakit atau nyeri yang di sebabkan dari gusi bengkak sangat mengganggu dan sampai tidak tertahankan, kamu bisa minum obat paracetamol. Paracetamol ini ampun untuk meredakan nyeri ringan di seluruh tubuh, termasuk pada masalah gigi dan mulut.

Paracetamol bisa sangat mudah kamu dapatkan di warung terdekat, toko obat, apotek, hingga toko swalayan yang bisa kamu beli tanpa resep dokter. Obat untuk gusi bengkak ini pun aman untuk digunakan oleh segala kalangan umur, mulai dari bayi di atas 2 bulan, ibu hamil dan menyusui, hingga lansia.

Walaupun begitu, perlu diingat juga mengenai takaran dosis dan frekuensi minum obat setiap orang yang mungkin bisa saja berbeda. Pada umumnya obat ini dapat diminum setiap 4-6 jam sekali sehari.

Dosis aman paracetamol untuk orang usia dewasa berkisar dari 500 mg (miligram). Sementara dosis aman paracetamol untuk bayi yang baru berusia 2 bulan hingga 2 tahun, berkisar dari 60-120 mg (milligram).

Perlu diingat juga untuk selalu gunakan obat ini dengan bijak. Minumlah paracetamol sesuai anjuran yang tertera pada label kemasan. Bila kamu ragu dan merasa bingung tentang dosis paracetamol yang aman, silakan lakukan konsultasi langsung dengan dokter kamu ya.

Sementara jika kamu salah satu orang yang mempunyai riwayat penyakit hati dan ginjal serta alergi terhadap paracetamol, tidak dianjurkan untuk mengonsumsi obat ini ya. Baiknya kamu hindari mengonsumsi obat ini jika memang kamu memiliki Riwayat penyakit tersebut.

  1. Ibuprofen

Sama seperti paracetamol, Ibuprofen salah satu obat yang efektif untuk mengatasi gusi bengkak. Namun bedanya, ibuprofen dapat sekaligus meredakan radang penyebab bengkak dan juga demam yang menyertai. Sedangkan Paracetamol hanya sebatas untuk meredakan rasa sakit atau nyeri yang ditimbulkan.

Penting untuk diingat dan dipahami bahwa efek ibuprofen lebih kuat jika dibandingkan dengan paracetamol. Oleh karena itu, gunakanlah obat ini dengan bijak dan hati-hati ya.

Dosis yang aman ibuprofen untuk orang dewasa berkisar dari 200-400 miligram (mg) yang dapat diminum setiap 4-6 jam sekali sesuai kebutuhan. Sementara dosis ibuprofen yang aman untuk anak-anak berkisar dari 4-10 miligram (miligram). Dosis tersebut umumnya aman untuk anak usia 6 bulan hingga 12 tahun dan dapat diminum setiap 6-8 jam sekali.

Jangan konsumsi Ibuprofen sebelum makan. Minum lah obat ini setelah makan, sesuai dengan anjuran dan dosis yang sudah ditentukan. Jika kamu mengonsumsi obat ini saat perut kosong, ibuprofen justru dapat meningkatkan risiko iritasi pada lambung.

Jika kamu mengalami efek samping seperti nyeri dada, sesak napas, sakit kepala parah, hingga feses berwarna hitam setelah mengonsumsi Ibuprofen, segera hentikan pengobatan dan carilah bantuan medis segera.

Konsultasikan ke dokter terlebih dahulu jika saat ini kamu sedang rutin minum obat jantung dan tekanan darah. Ibuprofren mungkin dapat berinteraksi dengan obat-obatan yang sedang kamu gunakan.

  1. Chlorhexidine

Chlorhexidine merupakan obat antiseptik yang bermanfaat untuk mencegah pertumbuhan bakteri penyebab peradangan dan gusi bengkak. Obat ini hanya bisa kamu dapatkan dengan resep dokter saja.

Jenis obat ini pun memiliki banyak jenis mulai dari salep, larutan, dan obat kumur. Namun untuk mengobati gusi yang bengkak, baiknya kamu menggunakan Chlorhexidine varian obat kumur.

Untuk cara penggunaannya, kamu bisa berkumur dengan obat ini setelah selesai menyikat gigi. Setelah berkumur, segeralah buang larutan tersebut karena Chlorhexidine merupakan jenis obat yang tidak boleh ditelan. Selain itu hindari juga langsung mengonsumsi makanan atau minuman setelah berkumur Chlorhexidine ya. Ini bermaksud agar obat dapat bekerja secara optimal. Agar lebih aman lagi, kamu bisa melakukan konsultasi dengan dokter tentang cara pakai obat ini.

Beri tahu dokter sebelum menggunakan obat ini, jika kamu memiliki riwayat penyakit periodontitis atau jika kamu baru saja melakukan perawatan gigi, misalnya pasang gigi palsu, veneer gigi atau perawatan tambal gigi.

  • Obat Alami Untuk Atasi Gusi Bengkak

Gusi yang mengalami pembengkakan harus segera diobati untuk mencegah infeksinya semakin menyebar sampai ke gigi. Selain dengan obat yang bisa kamu beli di apotek, kamu juga bisa mencoba berbagai cara alami berikut ini untuk membantu meredakan gusi mu yang bengkak.

  1. Kumur Air Garam

Sudah sejak lama garam dikenal bukan hanya berguna sebagai bumbu masakan saja melainkan digunakan juga untuk mengobati masalah gigi dan mulut, salah satunya yaitu masalah gusi bengkak.

Berkumur dengan air garam dapat membantu meredakan bengkak dan meringankan rasa nyeri akibat dari pembengkakan yang terjadi pada gusi tersebut. Hal ini dikarenakan garam bersifat menyerap air sehingga dapat efektif membunuh bakteri jahat yang ada di dalam mulut.

Perlu diketahui, bakteri hanya bisa tumbuh subur di lingkungan yang asam dan lembap. Maka ketika kondisi mulut kering, bakteri pun tidak bisa bertahan hidup.

Adapun cara mengatasi gusi bengkak dengan air garam yaitu : cukup larutkan 1/2 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat, kemudian gunakan lah larutan garam tersebut untuk kumur-kumur selama beberapa detik secara merata di segala penjuru mulut, baru setelah itu buang airnya.

Rutinlah berkumur air garam ini dengan cara yang sama setidaknya dua kali sehari, atau sampai bengkak pada gusi kamu perlahan lumayan mereda.

  1. Es Batu

Selain air garam, obat alami untuk meredakan gusi bengkak yang mudah ditemui, cepat, serta manjur lainnya adalah dengan kompres dingin menggunakan es batu. Perlu kamu ketahui bahwa rasa dingin akan membuat saraf pemicu nyeri di sekitar area mulut kamu menjadi mati rasa untuk sementara sehingga rasa sakit pun akan mereda.

Selain itu, suhu dingin dapat merangsang pembuluh darah di wajah menyempit sehingga memperlambat aliran darah menuju ke gusi yang bermasalah. Hal ini dapat membantu untuk mengurangi peradangan, bengkak, dan nyeri pada gusi.

Adapun cara mengatasi gusi bengkak dengan kompres dingin yaitu, ambilah beberapa bongkah es batu lalu bungkus dengan waslap bersih, kemudian tempelkan lah bungkusan es batu tersebut di bagian pipi yang terasa sakit. Selain itu kamu juga bisa menempelkan kompres secara langsung pada gusi yang terasa ngilu.

Ulangi kompres beberapa kali dalam sehari sampai sakitnya pun mereda dan pembengkakan gusi perlahan menyusut.

  1. Kunyit

Bahan alami lainnya yang mudah ditemukan dan bisa digunakan sebagai obat untuk gusi bengkak adalah kunyit. Perlu kamu ketahui senyawa curcumin yang terkandung di dalam kunyit diketahui berfungsi melawan bakteri penyebab infeksi gusi, serta dapat meredakan peradangan yang terjadi.

Adapun cara untuk mengolah kunyitnya yaitu : parut setengah ruas kunyit kemudian campurkan dengan baking soda dan minyak kelapa. Kemudian aduk rata sampai membentuk krim kental. Setelah itu gunakan pasta kunyit ini sebagai pengganti pasta gigi setiap kali kamu ingin menyikat gigi.

Sementara cara lainnya, kamu bisa membubuhkan pasta kunyit tersebut pada kain kasa lalu digulung. Tempelkan kompres kunyit ini langsung pada gusi yang bermasalah selama beberapa menit.

Tidak perlu khawatir gigi kamu akan jadi menguning setelah menggunakan pasta kunyit ini ya. Karena kunyit yang digunakan untuk mengobati gusi bengkak sebenarnya justru akan membantu mencerahkan warna gigi kamu.

Perawatan yang bisa kamu lakukan di rumah

Selain menggunakan obat alami dan medis yang sebelumnya telah disebutkan, Ada baiknya kamu juga melakukan perawatan di rumah untuk mempercepat penyembuhan gusi kamu yang bengkak. Apa saja perawatan rumahan yang bisa kamu lakukan? Yuk cek disini :

  1. Sikat Gigi Perlahan

Walaupun gusi kamu masih dalam pengobatan, kamu tetap harus rutin menyikat gigi untuk menjaga kebersihan gigi dan mulutmu.

Malas atau jarang menyikat gigi justru akan membuat kondisi gusi yang bengkak semakin parah, bahkan bisa membuat infeksi menyebar.

Namun saat gusi bengkak mu masih dalam tahap pengobatan, kamu harus hati-hati saat sedang menyikat gigi. Sebaiknya jangan menyikat gigi terlalu cepat dan keras. Hal ini bukan membuat gigi mu bersih justru bisa membuat gusi bengkak mu semakin parah.

Ketika sedang menyikat gigi, pastikan gerakan menyikat gigi mu sudah benar. Jangan menyikat gigi dengan gerakan lurus dan bolak-balik. Sikat gigi lah dengan menggunakan sikat gigi yang memiliki bulu halus dengan gerakan melingkar kecil secara perlahan agar tidak melukai gusi mu yang sedang membengkak.

  1. Flossing Gigi

Selain menyikat gigi, kamu juga disarankan untuk membersihkan sela-sela antar gigi dan garis gusi dengan benang gigi (flossing).

Flossing dapat kamu lakukan setiap hari setelah kamu menyikat gigi. Flossing ini efektif untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang terselip pada celah gigi dan sulit untuk dijangkau oleh sikat gigi.

Namun sebelum kamu melakukan flossing, perlu diperhatikan untuk hati-hati dan secara perlahan agar tidak melukai gusi mu yang sedang membengkak.

  1. Gunakan pasta gigi dan obat kumur yang aman

Memilih pasta gigi dan obat kumur dengan mempertimbangkan komposisi yang terkandung didalamnya merupakan hal yang penting.

Jangan sampai bukannya membuat gusi dan gigi mu jadi bersih dan sehat, justru malah membuat iritasi bahkan memperparah kondisi gusi mu yang sedang membengkak.

Hindari pasta gigi yang mengandung detergen sodium lauryl sulfate (SLS) dan juga hindari obat kumur yang mengandung alcohol ya. Jika pasta gigi dan obat kumur mu yang sekarang mengandung bahan-bahan tersebut, sebaiknya segeralah ganti dengan merk lainnya ya.

  1. Berhenti Merokok

Tidak hanya berbahaya bagi tubuh, rokok juga berdampak buruk bagi kesehatan gigi dan mulut. Dalam kondisi gusi yang membengkak, jika kamun tetap merokok akan membuat infeksi semakin parah.

Hal ini dikarenakan zat yang ada pada rokok seperti tartar dan nikotin, dapat membuat mulut mu menjadi kering. Mulut yang kering ini akan cenderung menjadi lebih asam sehingga sangat rentan terhadap bakteri.

Kebiasaan merokok juga dapat melemahkan sistem imun. Itulah alasannya kenapa perokok cenderung lebih rentan mengalami infeksi gusi dibandingkan orang yang tidak merokok.

  1. Kurangi Gula

Kesehatan gigi dan mulut juga dapat dipengaruhi oleh makanan dan minuman yang kamu konsumsi sehari-hari. Makanan yang manis dan asam dapat memicu suburnya pertumbuhan bakteri didalam mulut, sehingga dapat menyebabkan plak pada gigi, dan lama kelamaan mengakibatkan pembusukan pada gigi tersebut.

Namun bukan berarti kamu harus berhenti mengonsumsi makanan manis atau asam ya. Kamu hanya perlu untuk mengurangi nya saja.d

  1. Banyak Minum Air Putih

Mulut yang kering dapat memperburuk kondisi gusi bengkak. Oleh karena itu dengan banyak minum air putih, risiko kamu mengalami infeksi akibat gusi bengkak jadi lebih rendah.

Manfaat lainnya dari kebiasaan minum air putih adalah dapat merangsang produksi air liur di dalam mulut serta membantu membersihkan bagian dalam mulut dari sisa makanan.

Jadi jangan lupa untuk banyak minum air putih ya!

Apabila nyeri dan gusi bengkak tidak kunjung reda dengan berbagai obat dan perawatan yang sudah disebutkan tadi. Jangan ragu untuk segera konsultasi dengan dokter gigi secara langsung.

Ini dikarenakan mungkin penyebab gusi bengkak kamu diakibatkan dari penyakit atau infeksi yang lebih serius dan perlu langsung ditangani oleh ahlinya.

Tergantung dari keparahan gejala dan penyebab yang memicu terjadinya gusi bengkak ini, dokter gigi dapat meresepkan obat khusus untuk mengobati peradangannya. Misalnya obat kumur dengan kandungan dan dosis yang lebih kuat, atau antibiotik tertentu.

Jika dokter gigi mu memberikan antibiotic, gunakanlah antibiotik tersebut dengan bijak sesuai dengan yang diresepkan oleh dokter gigi mu. Ini bertujuan agar infeksi yang terjadi lebih mudah diobati dan cepat sembuh.

Jika obat resep juga tidak cukup mempan, dokter mungkin merekomendasikan pembedahan sebagai solusi gusi bengkak yang terakhir.

Konsultasi dengan dokter gigi