Memilih Sikat Gigi Behel dan Cara Menyikatnya

Sahabat Orange yang menggunakan kawat gigi tentu harus tahu cara perawatan khususnya, termasuk dengan menggunakan sikat gigi behel sebagai salah satu alat membersihkannya. Berani memasang behel, artinya berani juga merawatnya. Jangan sampai tidak tahu atau lupa merawatnya, sehingga berbagai efek samping terutama membuat kotoran pada gigi dan sela-sela kawatnya menumpuk dan membuat infeksi pada bagian mulut tersebut. Perawatan dengan cara dan alat-alatnya, biasanya juga akan diberitahukan langsung oleh dokter gigi yang menangani pemasangan behel tersebut. Oleh karena itu, jika dokter giginya lupa atau tidak menjelaskannya, maka Sahabat Orange harus aktif menanyakannya langsung.

Sikat Gigi Behel

Hal pertama yang biasanya akan dijelaskan dalam masalah perawatan gigi berbehel yaitu pemilihan khusus sikat gigi behel. Beberapa tempat pemasangan behel ada yang menyediakan langsung di tempatnya untuk memudahkan Sahabat Orange dalam mendapatkannya. Namun, beberapa ada juga yang hanya memberikan rekomendasi merk dan tempat membelinya saja. Mau tidak mau, Sahabat Orange tentu harus membelinya di tempat lain. Selain sikat gigi behel, pasta gigi untuk gigi berbehel pun khusus. Sama seperti sikatnya tadi, ada yang sudah disediakan di tempat pemasangan dan ada juga yang hanya rekomendasi saja. Menyikat gigi pada pengguna behel tidak berbeda dengan menyikat gigi biasanya, namun harus dipastikan rutin terutama setelah makan.

Sikat gigi minimal sehari 2 kali, pada pagi setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur. Pertama-tama, sikatlah gigi tanpa menggunakan pasta giginya. Cara ini dilakukan untuk membersihkan sisa makanan yang menempel atau tersisa di sela-sela behel. Setelahnya, Sahabat Orange bisa menyikat gigi dengan menambahkan pasta gigi tersebut. Lanjutkan dengan penggunaan obat kumur untuk membersihkan bagian mulut secara menyeluruh. Pilihan merk atau jenis obat kumur ini pun harus tetap sesuai dengan rekomendasi dokter gigi.

Selain menyikat gigi, menggunakan benang gigi pun menjadi salah satu cara menghilangkan sisa makanan pada sela kawat atau behel tersebut. Cara merawat ini pun harus dilakukan secara rutin. Namun, tetap lakukan dengan hati-hati. Agar kesehatan gigi tetap terjaga begitu juga dengan kebersihan behel dan kenyamanan penggunaannya, hindari memakan makanan langsung, besar-besar. Sebaiknya potong terlebih dahulu, kecil-kecil agar makanan tidak digigit langsung menggunakan gigi. Hindari juga makanan dengan tekstur yang lunak maupun keras, termasuk permen karet yang bisa melekat pada behel karena jika dikunyah lama kelamaan akan semakin lengket. Terakhir, pastikan Sahabat Orange melakukan pemeriksaan rutin. Pemeriksaan ini juga lebih baik dilakukan ke dokter gigi yang sama saat melakukan pemasangan.

By | 2016-03-20T04:59:51+00:00 March 20th, 2016|Behel Gigi, Tentang Gigi|0 Comments